
Shutterstock
Ilustrasi.
JAKARTA, KOMPAS.com -
Meski berbeda penggunanya, baik apartemen primer maupun sekunder
memiliki pangsa pasar sendiri. Penyerapan kedua jenis apartemen ini
tinggi, baik oleh investor maupun enduser.
"Saat membeli mereka tak perlu membayar 60 % - 80 %
seperti pembeli pertama dari pengembang. Jika menginginkan keuntungan,
mereka dapat menjual kembali 7 - 10 tahun sesudahnya dengan harga jauh
lebih tinggi."
-- Evie Susanti
Associate Director PT Leads Property
Service Indonesia, Evie Susanti, dalam diskusi "Prospek dan Investasi
Kondominium pada 2012" di Jakarta, Senin (14/5/2012) lalu mengatakan,
pengembangan apartemen primer maupun sekunder memiliki tingkat
pengembalian yang tinggi meskipun karakter pembelinya berbeda.
Apartemen primer, kata Evie, banyak dikembangkan oleh pengembang baru
dengan harapan mendapatkan marjin bagus.
Ia mengatakan, pasar
apartemen primer akan diserap pasar rata-rata 97 % saat pembangunannya
rampung. Profil pembelinya kebanyakan adalah para investor, yang
kemudian akan menyewakan atau menjualnya kembali. Sementara pada
apartemen seken biasanya dibeli oleh enduser untuk digunakan sendiri atau ditinggali.